Keris pulanggeni kayu nogosari

Mengenal Keris Dhapur Pulanggeni (Kode: TA-325): Langgam Luwes Surakarta Abad ke-18 dan Keindahan Wingit Kayu Nogosari


Setiap bilah tosan aji menceritakan kisahnya sendiri melalui jalinan besi, lipatan pamor, dan keserasian busana yang melekat padanya. Kali ini, ruang galeri kami menghadirkan koleksi pusaka istimewa berkode TA-325. Menampilkan keelokan dhapur luk yang anggun berpadu dengan karakter tangguh keningratan, pusaka ini menjadi pilihan memikat bagi para pencinta budaya Jawa sejati.

Spesifikasi Lengkap Pusaka (Katalog TA-325)

Berikut adalah detail teknis anatomi serta sandangan dari keris Dhapur Pulanggeni ini:

  • Kode Referensi: TA-325

  • Dhapur (Bentuk): Pulanggeni (Keris Luk 5 yang legendaris)

  • Pamor (Motif Besi): Ngulit Semangka (Kekayaan visual alamiah)

  • Tangguh / Estimasi Era: Langgam Surakarta (Abad ke-18)

  • Panjang Bilah: 31 cm

  • Panjang Gonjo: 6,5 cm

  • Panjang Pesi: 7 cm

  • Warangka (Busana): Branggah yogjakarta 

  • Bahan Kayu: Kayu Nogosari Pilihan

  • Nilai Mahar: Rp 750.000,-

Filosofi & Makna Esoteris Pusaka

1. Dhapur Pulanggeni (Luk 5)

Dalam khazanah perkerisan, Pulanggeni memiliki arti harfiah "ratus" atau "dupa yang harum". Secara simbolis, nama ini melambangkan manusia yang semasa hidupnya senantiasa menebar kebaikan, keluhuran budi, serta nama baik yang harum di tengah masyarakat.

Keris berluk lima ini juga sangat lekat dengan kisah pewayangan sebagai salah satu senjata pusaka milik Raden Arjuna, ksatria penengah Pandawa yang dikenal karena ketampanan, kelembutan, sekaligus ketangguhannya. Dhapur Pulanggeni membawa doa ketenteraman, kewibawaan yang halus, serta kelancaran dalam pergaulan hidup.

2. Pamor Ngulit Semangka

Pamor Ngulit Semangka ditandai oleh guratan-guratan kontras yang menyerupai pola kulit buah semangka. Di dalam ranah budaya Jawa, semangka adalah buah yang tumbuh merambat, segar, dan berair banyak—sebuah simbol kemakmuran serta kemudahan jalan rezeki. Pamor ini membawa pesan spiritual agar sang pemilik memiliki keluasan hati, pergaulan yang luas tanpa membeda-bedakan golongan, serta diberkahi kelancaran dalam mencari penghidupan.

Karakteristik Tangguh & Estetika Busana

Melihat postur bilah sepanjang 31 cm yang berpadu serasi dengan ukuran gonjo 6,5 cm dan pesi 7 cm, keris berkode TA-325 ini merepresentasikan estetika Langgam Surakarta (Abad ke-18). Aliran luk yang terkesan luwes, kesit (tangkas), dan meruncing indah hingga ujung bilah memancarkan keanggunan seni tempa istana kuno yang begitu matang.

Keindahan bilah ini semakin disempurnakan oleh pilihan sandangan berupa Warangka Branggah yogjakarta yang dibuat dari Kayu Nogosari. Jenis kayu ini sangat dihormati dalam tradisi tosan aji karena memiliki serat alami kemerahan yang eksotis, tekstur padat, serta dipercaya secara turun-temurun membawa energi keteguhan dan perlindungan (wingit). Balutan pendok ukir penuh bernuansa emas yang menutup gandar semakin mempertegas status pusaka ini sebagai pelengkap busana adat yang sangat berkelas.

Status Ketersediaan & Pemaharan: Keris Dhapur Pulanggeni Tangguh Surakarta Abad ke-18 dengan sandangan Warangka Branggah Kayu Nogosari ini ditawarkan dengan nilai mahar yang sangat bersahaja bagi para pencinta seni budaya: Rp 750.000,-.

Apakah Anda berminat untuk meminang atau berdiskusi lebih lanjut mengenai detail estetik dari pusaka berkode TA-325 ini? Segera hubungi kontak layanan resmi galeri kami atau tinggalkan pesan di kolom komentar di bawah ini.

ORDER VIA CHAT

Product : Keris pulanggeni kayu nogosari

Price :

https://www.madyapusaka.com/2026/07/keris-pulanggeni-kayu-nogosari.html

ORDER VIA MARKETPLACE

Discussion