Keris Sengkelat
Keris Kyai Sengkelat: Simbol Perjuangan Wong Cilik & Kedekatan Spiritual
No. Katalog: TA-312 | Tanggal: 11 Maret 2025
Selamat datang kembali di galeri kami. Kali ini, kami menghadirkan salah satu pusaka yang paling dicari oleh para kolektor dan pecinta tosan aji karena kedalaman filosofinya: Keris Luk 13, Dapur Sengkelat.
Deskripsi Filosofis
Dapur Sengkelat bukan sekadar bilah besi; ia adalah cermin sejarah dan kehidupan. Secara harfiah, Sengkelat sering dikaitkan dengan istilah "Sengkel Ati" yang berarti kemarahan atau kekecewaan rakyat kecil (wong cilik) terhadap keadaan. Namun, di balik itu, ia melambangkan masyarakat yang meski sederhana, memiliki kecerdasan dan kemampuan yang luar biasa.
Dalam perspektif spiritual Jawa, luk 13 merujuk pada angka "Telulas" (las-lasing urip). Ini adalah pengingat bahwa akhir dari segala perjalanan hidup adalah kembali menyatu dengan Sang Khaliq. Memiliki Sengkelat adalah tentang mencari ketenangan dan ketenteraman hati di tengah hiruk-pikuk dunia.
Identifikasi Pusaka
Pusaka ini berasal dari era keemasan Mataram Sultan Agung, masa di mana seni tempa keris mencapai salah satu puncak estetikanya.
Data Teknis
Berat Bilah: 67 gram (Ringan dan lincah)
Panjang Bilah: 34,7 cm
Panjang Gonjo: 6,8 cm
Panjang Pesi: 6,4 cm (Kondisi pesi sangat baik/utuh)
Nilai Mahar
Rp 2.500.000,- (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Catatan Kolektor: > Keris Sengkelat dengan pamor Ngulit Semangka pada tangguh Mataram Sultan Agung adalah perpaduan antara wibawa kepemimpinan dan kemudahan dalam mencari nafkah. Sangat cocok bagi Anda yang menghargai sejarah sekaligus mencari ketenangan batin.
Tertarik meminang pusaka ini? Silakan hubungi kami melalui kolom komentar atau pesan langsung untuk detail foto lebih lengkap dan proses pengiriman

Discussion