| Deskripsi Produk | pelaku spirtual jawa tak heran lagi dengan kata-kata sedulur papat
kalimo pancer, sedulur papat merupakan saudara kita sejak lahir yang
berupa roh ( ghaib ) sampai sekarang yang menjaga diri kita , penafsiran
penafsiran mengenai sedulur papat ada beberapa versi , antara lain dari
kidung kawedar bait 41 , 42
Ana kidung ing kadang
Marmati Amung tuwuh ing kuwasanira Nganakaken saciptane Kakang Kawah
puniku Kang rumeksa ing awak mami Anekakake sedya Ing kuwasanipun Adhi
Ari-Ari ingkang Memayungi laku kuwasanireki Angenakken pangarah
Ponang Getih ing rahina wengi Ngrerewangi ulah kang kuwasa Andadekaken
karsane Puser kuwasanipun Nguyu-uyu sabawa mami Nuruti ing panedha
Kuwasanireku Jangkep kadang ingsun papat Kalimane wus dadi pancer
sawiji Tunggal sawujud ingwang.
pada kidung tersebut penafsiran kami tentang saudara empat lima pusat antara lain adalah
- Kakang Kawah.
kakang kawah puniku Kang rumeksa ing awak mami Anekakake sedya Ing kuwasanipun jika di alihbahasakan antara lain Air ketuban itu menjaga badan saya , menyampaikan kehendak dengan kuasanya.
- Adhi Ari-Ari
Adhi Ari-Ari ingkang Memayungi laku kuwasanireki artinya Adik Ari-ari memayungi perilaku berdasarkan arahnya.
- Ponang Getih Ponang Getih ing rahina wengi Ngrerewangi ulah kang kuwasa Andadekaken karsane artinya Darah siang malam membantu allah kang maha kuasa mewujudkan kehendaknya.
- Puser
Puser kuwasanipun Nguyu-uyu sabawa mami Nuruti ing panedha Kuwasanireku Jangkep kadang ingsun papat artinya Pusar kekuasaannya memberi perhatian dengan kesungguhan untuk saya memenuhi permintaan saya maka, lengkaplah empat saudara itu.
- Pancer
Kalimane wus dadi pancer sawiji Tunggal sawujud ingwang. artinya
Kelimanya sebagai pusat sudah jadi satu menjadi satu tunggal dalam perwujudan saya.
Penafsiran
ini paling banyak di gunakan dan sering di pakai oleh banyak orang
sampai saat ini apalagi para pelaku kejawen , perihal sedulur papat
adalah sudara ghaib yang menyertai kelahiran setiap manusia yang
berjumlah empat , dari penafsiran tersebut munculah mantra-mantra atau
do'a-do'a untuk menemui sedulur papat dan meminta bantuannya , bila kita
peduli dengan mereka , mereka pun peduli dengan kita ,
Penafsiran
kedua ialah dengan sistem malaikat yang menjaga setiap orang , antara
lain Jibril , Mikail , Israfil , Izrail dan kelimanya ( pancer ) adalah
Guru Sejati yaitu Allah swt , penafsiran ini dengan acuan bait 29 yang
berbunyi sebagai berikut :
abarail ingkang animbangi, milanira katetepan iman, pan dadya kandel atine,
Ngijraile puniku, kang rumeksa ing ati suci, Israpil dadi damar, madhangi jro kalbu,
Mikail kang asung sandhang,
lawan pangan tinekan ingkang kinapti,
sabar lawan narima.
- Jibril Malaikat Jibril yang mendampingi,
sehingga dianugerahi kekuatan iman,
sampai tebal keyakinannya,
- Izrail
Malaikat Izrail itu,
menjaga kesucian hati,
- Israfil
Malaikat Israfil menjadi penyuluh,
yang menerangi kalbu
- Mikail
Malaikat Mikail mencukupi sandhang,
serta pangan sehingga memenuhi kebutuhan,
sabar dan ikhlas menerima keadaan.
Penafsiran ketiga adalah empat macam nafsu yaitu
- Nafsu supiyah, berhubungan dengan masalah kesenangan, yang jika tidak dikendalikan akan menyesatkan jalan hidup kita.
- Nafsu amarah yang berkaitan dengan emosi. Jika tidak dikendalikan,
ia sangat berbahaya karena akan mengarahkan manusia kepada perbuatan
dan perilaku yang keji dan rendah.
- Nafsu aluamah, yaitu nafsu yang sudah mengenal baik dan buruk.
- Nafsu mutmainah, yaitu nafsu yang telah dikendalikan oleh keimanan,
yang membawa sang pemilik menjadi berjiwa tenang, ridho dan tawakal
- pancernya yaitu hati nurani
Penafsiran versi keempat adalah empat unsur atau
anasir alam yang membentuk jasad manusia, yaitu tanah, air, api dan
angin. Sedangkan unsur yang kelima adalah diri dan jiwa manusia itu
sendiri.
Penafsiran kelima adalah berkaitan dengan Tokoh pewayangan punakawan dan ksatrianya hal demikian di simbolkan antara lain :
- Semar disimbolkan sebagai Cipta
- Bagong sebagai Karya
- karsa sebagai Petruk
- rasa sebagai gareng dan
- kelima adalah bisa juga arjuna sebagai kesatriya ( jati diri )
Cipta, karya, karsa dan Rasa merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari Jati diri manusia.
Dari
demikian Penulis Cenderung memilih penafsiran pertama dengan mengenal
ruh-ruh sedulur papat dari banyak orang dengan testimoni bertemu saudara
kembar ghaib berjumlah empat di saat mimpi dan di saat setengah sadar,
Untuk Pengaktifan saudara empat tersebut bisa melakukan ritual ritual
wiridan atau laku tirakat antara lain dengan tirakat hari weton , Puasa
weton juga ada banyak versi , yaitu
- Puasa di lakukan satu hari pada saat kelahiran saja
- dengan puasa ngapit , yaitu puasa 3 hari sebelum hari weton , pada hari weton dan sesudah hari weton ,
- mengurangi jatah makan pada waktu tirakatnya (mutih)
- Jika puasa tidak dapat dilaksanakan, maka pada malam hari kelahiran
dilakukan ritual dengan berdoa kepada Tuhan dan melakukan tidur selepas
tengah malam (melek-an)
Untuk memulai pengaktifan sedulur papat limo pancer Pertama adalah
- Mandi Suci, Doanya Sebagai Berikut
“Bismillahir-rakhmani-rakhim, niyatingsun ngedusi saduluringsun papat,
lima pancer, kanem bumi, kapitu Rasul, Allahu Damalkah, niyatingsun
ngedusi badan jasmani, resik jaba sukci jero, Allahuakbar, Allahuakbar,
Allahuakbar.”
- Puasa Weton
- Semedi di tengah malam dengan fokus
Baca mantra : Kakang kawah kang rumekso awak mami tekakno sedyoku , adi ari ari kang mayungi ngenakake pengarah, ponang getih ing raino wengi rewangono aku , allah kang kuoso kepareng panyuwon kulo , puser turutono panjalukku , sedulur papat kalimo pancer kang lahir bareng sedino sing metu soko margo ino , sing ora metu soko margo ino sing krawatan sing ora krawatan kumpul ingsun ora pisah kulo pingen ketemu sangking kersane gusti 11x
- Sirrulah , Dzatulah, Sifatullah , Wujudullah 333x
penafsir tidak bermaksud mengajari pembaca
mengamalkan sesuatu ajian ilmu gaib, namun sekedar untuk memberikan
wawasan dan pengetahuan saja .
Demikianlah
Penafsiran-Penafsiran sedulur papat dari berbagai sumber , Manakah yang
Paling benar ?? yang paling benar hanyalah allah yang maha tau .Terima
Kasih.
|
Discussion